header-int

Mahasiswa STAI ATTANWIR turun aksi ke jalan untuk warga gempa Palu

Kamis, 04 Okt 2018, 13:52:04 WIB - 68 View
Share
Mahasiswa STAI ATTANWIR turun aksi ke jalan untuk warga gempa Palu

Gempa Palu membuat masyarakat Indonesia ikut simpati dan juga empati terhadap peristiwa tersebut. Tidak hanya pemerintah yang sibuk dengan berbagai upaya berbela sungkawa atas kejadian gempa tersebut, akan tetapi para mahasiswa juga ikut serta melakukan aksi penggalangan dana membantu meringankan beban warga gempa Palu. Tak terkecuali Mahasiswa STAI ATTANWIR BOJONEGORO. 
Pada rabu, 03 Oktober 2018, mahasiswa STAI ATTANWIR yang terdiri dari dari perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan segenap OMIK OMEK STAI ATTANWIR melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa Palu. Aksi tersebut dilakukan di jalan raya, tepatnya di Perepatan lampu merah pada siang tadi. 
Tidak hanya itu, sebelum aksi tersebut dilakukan, mahasiswa STAI ATTANWIR telah melakukan aksi penggalangan dana di kelas-kelas serta para dosen dan segenap keluarga besar STAI ATTANWIR. Selain rupiah, mereka juga mengumpulkan beberapa pakaian bekas yang layak pakai.
Aksi-aksi demikian, patut untuk dijadikan contoh yang positif bagi para pemuda bangsa yang lain. Selain untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, kegiatan seperti itu juga bisa dijadikan pembelajaran yang positif untuk pendidikan karakter anak bangsa.
Seperti yang dikatakan oleh Ketua STAI ATTANWIR yang sekaligus beliau adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Bapak Drs. Hanafi, MM pada awak media ini 
"Ya baik2 aja asal seijin pimpinan kampus dan sifatnya sukarela, dan untuk membangun kesadaran empaty sesama". Tutur Bapak Hanafi
Hal senada juga di ungkapkan oleh Ketua III STAI ATTANWIR Bapak H.Makhful, bahwa hal seperti ini perlu di apresiasi yang luar biasa, karena menurut beliau tingkatan dakwah mahasiswa tidak lagi hanya dengan lisan atau ucapan, akan tetapi lebih kepada tindakan yang lebih ril atau nyata. 
"oh ya bagus sebab sebagai mahasiswa harus punya dan tumbuh rasa empaty dan simpati pada saudara kita yang tertimpa musibah untuk dapat membantu meringankan beban deritanya jadi mahasiswa harus lebih mengutamakan dakwah bil hal dari pada billisan". Ucap Bapak Makhful.
Ketua Badan Eklusif Mahasiswa STAI ATTANWIR Huda sebagai wakil dari mahasiswa mahasiwa yang lain juga mengungkapkan daripada tujuan dibalik aksi turun jalan pada siang hari ini, yang berharap dengan kegiatan ini bisa mempererat kekompakan mahasiswa STAI ATTANWIR dalam beraksi sosial. 
"Ini merupakan salah satu cara kita untuk ikut merasakan kesedihan saudara saudara kita yang diberikan musibah gempa di Palu dan Donggala, yaitu selain berdo'a tapi juga aksi dengan menggalangkan dana dan juga mengumpulkan pakaian bekas yang layak pakai. Alhamdulillah dengan seperti ini aan menambah kekompakan mahasiswa STAI ATTANWIR dan juga memberikan pengalaman untuk diri kita". Kata Huda
Akan menjadi pengalaman dan juga pembelajaran tersendiri bagi para mahasiswa yang ikut turun aksi di jalan, yang tidak mungkin akan lupa meski waktu telah mengkikis separuh dari perjalanan menjadi mahasiswa. 
Rozikin sebagai mahasiswa yang ikut terjun lansung ke lapangan merasakan panasnya terik matahari juga berbagi cerita pada Media Stai Attanwir. 
" ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya, dimana saya bisa merasakan langsung susah senangnya kegiatan yang menjadikan saya merasa terpupuk di awal menjadi mahasiswa ini. Semoga apa yang kita lakukan kali ini bisa memberikan manfaat untuk korban gempa Palu dan Donggala dan mahasiswa STAI ATTANWIR".  Tambah Rozikin.
Dana yang terkumpul hingga saat ini mencapai Rp.8.265.800,- dan dari pihak penggalang dana masih menerima jika masih ada para donatur yang ingin berpartisipasi.(zah)

Unidha Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attanwir Bojonegoro didirikan dengan maksud menyiapkan mahasiswa yang memiliki kematangan ajaran Islam Ala Ahlussunnah Waljamaah, memiliki kemampuan akademik yang tinggi, profesional, yang dapat mempraktekkan, mengembangkan, dan atau menciptakan ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta keislamaan, berbudiluhur (akhlakulkarimah), dan mengupayakan penggunaan Imtaq dan Iptek untuk kesejahteraan jasmani dan rohani, masyarakat, bangsa dan negara.
© 2018 STAI Attanwir Follow STAI Attanwir : Facebook Twitter Linked Youtube