header-int

Khidmah Values : Internalisasi Karakter Penguatan Nilai Moderasi Islam Di Pondok Pesantren Langitan Tuban

Share
Posted : 09 Jan 2019
Judul Artikel:
Khidmah Values : Internalisasi Karakter Penguatan Nilai Moderasi Islam Di Pondok Pesantren Langitan Tuban
Deskripsi Artikel:

Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Kemanfaatannya telah banyak dirasakan oleh masyarakat Indonesia khususnya terkait dengan kekuatan moral para alumninya. Pesantren mempunyai keunikan tersendiri dalam mencetak kader-kader bangsa yang militan dalam moralnya. Penelitian ini ingin mengungkap lebih jauh metode penanaman moral di pesantren Langitan Widang Tuban. Penelitian kualitatif ini banyak menemukan metode dan cara penanaman nilai-nilai moral,; diantaranya: qudwah sholihah atau contoh dan tealadan , Targhib wa tarhib atau eward dan punishment , mauidzoh wan nushi atau nasehat dan petuah Kyai sebagai tokoh sentral di pesantren memberikan tauladan dalam kehidupan seharihari.
Manusia mempunyai naluri untuk meniru orang lain, terutama orang yang dekat dengan dirinya, baik dekat secara fisik, ideologi maupun dekat dalam sisi yang lain. Kedekatan itu membawa pengaruh yang cukup signifikan, sehingga jika ingin mengetahui jati diri dan kepribadian seseorang maka lihatlah temannya, karena teman mampu mempengaruhi orang yang mempergaulinya. Islam menganjurkan untuk meniru perilaku nabi, karena nabi berfungsi sebagai model yang menjadi panutan bagi umatnya. Targhib wa tarhib (Reward and punishmet, hukuman dan ganjaran). Metode penghargaan dan hukuman adalah metode yang selalu cocok dalam segala zaman dan tempat. Menurut Socrates, salah satu metode untuk membentuk akhlak adalah dengan memberikan hukuman dan sanksi. Pendapat ini di dukung oleh John Fredrich Herbert, seorang filosuf Jerman.21 Al-Quran sudah memberi contoh model pendidikan dengan metode ini lewat ungkapannya dengan adanya surga dan neraka. Surga dengan kenikmatannya bagi mereka yang patuh dan neraka bagi mereka yang ingkar. Metode ini cukup ampuh karena langsung masuk dalam sanubari anak didik.

Nama Penulis:

Asnawi

Tanggal Publish:
02 Apr 2018
Topik Penelitian:

Jurnal STAI Attanwir VOl 7 Edisi Pertama 2018

Download Artikel:
Unidha Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attanwir Bojonegoro didirikan dengan maksud menyiapkan mahasiswa yang memiliki kematangan ajaran Islam Ala Ahlussunnah Waljamaah, memiliki kemampuan akademik yang tinggi, profesional, yang dapat mempraktekkan, mengembangkan, dan atau menciptakan ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta keislamaan, berbudiluhur (akhlakulkarimah), dan mengupayakan penggunaan Imtaq dan Iptek untuk kesejahteraan jasmani dan rohani, masyarakat, bangsa dan negara.
© 2019 STAI Attanwir Follow STAI Attanwir : Facebook Twitter Linked Youtube